A.
Pendahuuan
Dewasa ini penggunaan komputer sebagai media pengaturan
dan penyimpanan data dan informasi sudah semakin sering digunakan oleh berbagi
macam instansi, mulai dari yang kecil hingga yang sudah berskala besar.
Sehingga penggunaan sistem database tidak bisa di hindari lagi. Database
sendiri adalah kumpulan dari berbagai data/informasi yang saling berhubungan
satu sama lain, disimpan di dalam perangkat keras (komputer) secara sistematis
sehingga dapat diolah menggunakan perangkat lunak. Perangkat lunak yang
digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri basis data disebut sistem
manajemen basis data (database management system atau disingkat DBMS). Dengan
adaya sistem database ini
diharapkan pengelolaan data dan informasi dapat lebih terstruktur dan mudah untuk dimengerti. Selain itu dengan adanya sistem database ini kita juga mendapat beberapa manfaat seperti Kecepatan dan Kemudahan (Speed), Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space), Keakuratan (Accuracy), Keamanan (Security), dan Kebersamaan Pemakaian (Sharebility
diharapkan pengelolaan data dan informasi dapat lebih terstruktur dan mudah untuk dimengerti. Selain itu dengan adanya sistem database ini kita juga mendapat beberapa manfaat seperti Kecepatan dan Kemudahan (Speed), Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space), Keakuratan (Accuracy), Keamanan (Security), dan Kebersamaan Pemakaian (Sharebility
B.
Landasan
Teori
1.
Sistem,
dapat diartikan sebagai suatu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur, atau
komponen, atau bagian yang satusama lain berada dalam keterikatan yang
kait-mengait dan fungsional. (
Rusadi ,1990)
2.
Abstraksi
data
merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang bagaimana sebenarnya
data diolah dalam sebuah sistem database sehingga menyerupai kondisi yang
sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-harI.( http://asihwinantu.wordpress.com,2008)
C.
Metode
Penelitian
1.
Diskusi
D.
PengertianSistem
-
Menurut Prof .Dr. Rusadi Kantaprawira,sistem
dapat diartikan sebagai suatu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur, atau
komponen, atau bagian yang satusama lain berada dalam keterikatan yang
kait-mengait dan fungsional. Masing-masing kohesif satu sama lain, sehingga ketotalitasan
unit terjaga utuh eksistensinya.
-
Sistem dapat diartikan pula sebagai sesuatu
yang lebih tinggi daripada hanya merupakan cara, tata, rencana, skema, prosedur
atau metode. Sistem adalah suatu cara yang mekanismenya berpola dan konsisten,
bahkan mekanismenya sering bersifat otomatis (Kantaprawira).
-
Dalam Concise Oxford Dictionary
menyatakan definisi sistem sebagai: a group of parts of objects, often
consisting of a principal part and a number of less important parts, working
together according to a purpose.
-
Istilah “sistem” sebenarnya diambil secara
analogi dari biologi dalam ilmu alam, seperti misalnya: sistem peredaran darah;
sistem tata surya atau sistem saraf.
E.
PengertianSistem
Basis Data
Sebelum kita belajar mengenai Sistem Basis Data maka terlebih dahulu
kita harus tau apa itu basis data. Basis data (database) adalah kumpulan dari
berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data
tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat
lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur
dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan
salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis
dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.kemudian Sistem Basis Data
sendiri adalah suatu sistem yang menyusun
dan mengelola record-record
menggunakan computer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah
organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang
diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan.
Lalu Penyusunan
basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan
diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database
Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan
(query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau
penggantian (update) data, serta pembuatan report data. Tujuan utama DBMS
adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem
menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi
data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah
bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan
oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data.
Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak
menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar
data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari
pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah : • Menyediakan
penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa
yang akan datang. • Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas
operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk
mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani. •
Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat
mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem. • Pengamanan
data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan
gangguan-gangguan lain.
F.
KomponenSistem
Basis Data
1.
Hardware
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
2.
Operating System
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
3.
Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
4.
DBMS (Database Management System)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
5.
User ( Pengguna Sistem Basis Data )
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
6.
Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.’
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.’
G. Abstraksi Data
Salah
satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan fasilitas/antarmuka (interface)
kepada user. Untuk itu system tersebut akan menyembunyikan detail tentang bagaimana
data disimpan dan dipelihara, sehingga data yang terlihat oleh user sebenarnya
berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.
Abstraksi
data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang bagaimana
sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database sehingga menyerupai kondisi
yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-hari.. Sebuah DBMS seringkali
menyembunyikan detail tentang bagaimana sebuah data disimpan dan dipelihara
(diolah) dalam sebuah sistem database, dengan tujuan untuk memudahkan pengguna
dalam menggunakan DBMS tersebut. Karena itu seringkali data yang terlihat oleh
pemakai sebelumnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.
H. Bagian – BagianPenyusunAbstraksi
Data
Abstraksi data
tersusun dari beberapa tingkatan yaitu :
Terdapat 3 level abstraksi :
1.
Level Fisik (Physical Level)
Lapis fisik merupakan
lapis terendah, lapis ini menjelaskan bagaimana (how) data sesungguhnya disimpan.Pada
lapis inilah struktur data dijabarkan secara rinci.
2.
Level Logik / Konseptual
(Conceptual Level)
Lapis konseptual lebih tinggi
dari lapis fisik. Lapis ini menjabarkan data apa (what) saja yang sesungguhnya disimpan
pada basis data, dan juga menjabarkan hubungan-hubungan antar data secara keseluruhan.
Seorang pengguna dalam level ini dapat mengetahui bahwa data mahasiswa disimpan
pada table mahasiswa, table krs, tablet ranskrip dan lain sebagainya. Level ini
biasa dipakai oleh DBA.
3.
Level Penampakan/pandangan (View
Level)
Lapis pandangan merupakan
lapis tertinggi pada abstraksi data.Pada lapis ini penggunaanya mengenal struktur
data yang sederhana, yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.Data yang
dikenaloleh masing-masing pengguna bisa berbeda-beda dan barang kali hanya mencakup
sebagian dari basis data.Misalnya: Bagian keuangan hanya membutuhkan data
keuangan, jadi yang digambarkan hanya pandangan terhadap data keuangan saja,
begitu juga dengan bagian akuntansi, hanya membutuhkan data akuntansi saja.
Jadi tidak semua pengguna database membutuhkan seluruh informasi yang terdapat dalam
database tersebut.
Sebagai gambaran
,misalnya terdapat struktur data bertipe record seperti berikut :
Pegawai = RECORD
Nama :
STRING;
Alamat :
STRING;
Bagian :
STRING;
Gaji :
LongInt;
End:
Pada contoh ini record
pegawai berisi 4 buah field (nama, alamat, bagian, gaji ). Setiap field
memiliki nama, dan setiap nama memiliki tipe data.
Pada level fisik,
pegawai dapat dijabarkan sebagai blok data yang terletak pada lokasi berurutan
(satuan byte). Pada lapis konseptual masing-masing record dijabarkan dengan definisi
tipe data .pada lapis view, user tertentu hanya boleh mengakses data tertentu,
contohnya, seorang yang menangani penggajian berhak mengetahui gaji seseorang bahkan
mengubahnya, tetapi orang yang bekerja di bagian lain tentu tidak boleh melihatnya.
I.
Bagan
Sistem merupakan hal tertinggi karena Sistem tersebut memiliki arti yang sangat
luas bahkan lebih luas dari Sistem Data Base itu sendiri. Kemudian Sistem Data
Base sendiri memiliki cangkupan yang lebih kecil dari Sistem, karena Sistem
Data Base hanya bertugas untuk melakukan manajemen file yang berisikan data
atau informasi yang berguna bagi penggunanya. Kemudian didalam Sistem Data Base
ini terdapat beberapa komponen penyusun. Komponen penyusun ini seperti
hardware, database, DBMS, Sistem Operasi,User, dan Software tambahan lainnya.
Komponen ini memiliki berbagai fungsi yang bermacam – macam untuk menjalan kan
fungsi utama dari Sistem Basis Data itu sendiri. Kemudian komponen – komponen
Sistem Basis Data ini tidaka akan bisa terhubung satu sama lain tanpa adanya
sustu media, dan media itu adalah Abstraksi Data. Dengan adanya abstraksi data
ini semua komponen dapat terhubung satu sama lain, terutama user dengan
hardware.
J.
ManfaatSistem
Basis Data
Adapun manfaat database adalah:
1.
Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi,
karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2.
Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan
relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya
lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
3.
Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).
4.
Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
5.
Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
6.
Menyusun format yang standar dari sebuah data.
7.
Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user).
Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna
(multiuser).
8.
Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap
data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan
memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
9.
Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view)
abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna
dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada
para pengguna, programmer dan administratornya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar